Widget HTML Atas

Dampak Sosial Media bagi Kesehatan Mental

    Hey GEN "Z"

   Kesempatan kali ini, aku mau bahas Dampak Sosial Media bagi Kesehatan Mental, Niih..
Tanpa kamu sadar bahwa kesehatan mental itu adalah suatu hal yang penting dari kehidupan mu lo..., kamu tidak akan memiliki kehidupan yang baik dari segi kepribadian kamu, Jika kamu memiliki kesehatan mental yang rentan.
  Kesehatan Mental adalah suatu kesehatan yang merujuk pada kepribadian seseorang baik dari segi Moral atau pun cara dalam berinteraksi terhadap sekitar. kesehatan mental dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor baik internal atau eksternal. faktor internal  merupakan faktor kesehatan mental yang diwariskan oleh orang tua langsung kepada anaknya seperti, perilaku, sikap, moral, atau cara berpikir dalam menghadapi suatu masalah. sedangkan, faktor  eksternal merupakan faktor yang berasal dari ruang lingkup disaat kamu berinteraksi, salah satunya dalam bersosial.
Kesehatan Mental, Mental, Kesehatan

    Di era Globalisasi sekarang ini, tidak dapat dipungkiri bersosial sudah  mencapai ruang lingkup Global ,tanpa harus kamu untuk bertemu langsung. Ditambah dengan adanya internet, kamu bisa memperbanyak hubungan pertemanan dari belahan dunia. Internet membantu kamu dalam menciptakan platform yang membantu bersosial atau yang sudah banyak dikenal dengan "Sosmed".Namun, Taukah kamu, dampak terbesar sosial media terhadap kesehatan mental?
    Indonesia sudah mulai memasuki permasalahan serius yaitu "Darurat Moral bangsa". menurut penelitian di beberapa universitas di Indonesia, dapat disimpulkan hasilnya bahwa, " 90% Anak-anak dan remaja berkisar 14-25 tahun, sering mengalami gangguan yang bersumber dari sosial media yang sering mereka gunakan setiap harinya"
    Bukan hanya di Indonesia, menurut penelitian  di Inggris tentang survey dampak sosial media bagi kesehatan mental dan jiwa. Survey yang dipublikasikan oleh United kingdom's Royal Society for public Healthy ini melibatkan masukan dari 14.790 anak muda dari seluruh Inggris Raya, yang dilakukan pada Februari-Mei 2017 dengan rata-rata jawaban Responden, mereka sering mengalami stress, frustasi, panik, tidak pede, hingga  bullying yang disebabkan oleh ruang lingkup sosial media.


    Jadi, apakah kamu masih meragukan kekuatan sosial media itu? untuk lebih tau, sosial media apa saja, yang berdampak besar bagi kesehatan mental yang masih sering kamu gunakan hingga sekarang? Yuuk ikuti ulasan berikut ini..
    1. Instagram
 


Instagram, Simbol, Logo, Foto, Kamera 
Instagram merupakan aplikasi sosial media untuk berbagi pengalaman dengan media foto. Instagram menduduki peringkat pertama yang paling berdampak besar bagi kesehatan mental anak-anak atau pun Remaja disaat ini. Sebab, di aplikasi tersebut para millenial sekarang, banyak berlomba-lomba untuk mendapatkan Jepretan foto atau pun Creator video dalam segi mencari perhatian. tak banyak para remaja yang rela menghabiskan waktu hanya untuk meng-Editting, merias dan menata penampilan mereka agar bisa mendapatkan Like yang banyak.
    Hal inilah, yang menyebabkan rasa tidak percaya diri dalam berpenampilan, Frustasi jika tidak mendapatkan Like yang banyak, bullying, kekerasan, Cyber-crime, dan gaya hidup yang Hedonnisme. Namun, di balik dampak negatif itu semua ternyata, Instagram menjadi wadah bagi para millenial terutama remaja, dalam berkreativitas untuk membuat konten yang menarik.
    2.Youtube
   
Youtube, Merah, Sosial, Ikon, Bermain
    Selanjutnya, aplikasi yang menduduki peringkat kedua dalam konteks "Dampak sosial media bagi Kesehatan Mental" yaitu Youtube. sekarang ini, Youtube seolah-olah menjadi ladang mata pencaharian dalam menciptakan konten video yang dapat mendidik dan menghibur masyarakat yang sedang di masa Loockdown . ada beberapa Segi positif sosial media Youtube selain dari entertaiment, yaitu Youtube menjadi sarana informasi berbagai bidang baik kesehatan, pendidikan,  serta perkembangan terkini di suatu wilayah dengan cepat, dan memiliki manfaat bagi penurunan Depresi, Kecemasan, serta kesepian di masa Pandemik. 
    Namun, kamu juga tidak boleh melupakan adanya dampak negatif dari sosial media tersebut. Youtube yang menjadi saran penyebaran informasi dengan cepat melalui media video, sudah banyak kasus beberapa kasus kekerasan, Cyber-bullying, Penyebaran isu, konten yang tidak mendidik bahkan, kasus bunuh diri yang diakibatkan adanya penyerang melalui komentar terhadap kreator video.
    3. Facebook

Facebook, Datar, Ikon Datar, Sosial
  Facebook menjadi urutan ketiga dalam sosial yang berdampak bagi kesehatan mental. Facebook merupakan aplikasi tertua yang masih bertahan hingga kini, dengan Penyebaran informasi yang sangat cepat dibandingkan Youtube. sudah ribuan kasus yang memberi dampak besar bagi kesehatan mental remaja, seperti beberapa tahun lalu adanya "Live streaming dari aksi Teroris di negara Australia dengan penembakan Jamaah muslim ketika melaksanakan ibadah di masjid"- 2018. Kelebihan Facebook inilah banyak sekali dimanfaatkan untuk penyebaran berita Ketakutan, Penipuan, berita Hoax, pembunuhan, penganiayan, dan masih banyak lagi kasus yang sudah tersebar di Facebook beberapa tahun lalu.
    Bahkan ada beberapa penelitian mengenai Phobia  yang disebabkan dengan bermain sosial media Facebook yang di kenal dengan phobia FOMO. FOMO adalah phobia  yang ditimbulkan akibat rasa takut yang akan ketinggalan informasi meskipun, informasi yang tidak penting.
    4.Game Online

  Game online dahulu tidak di anggap sebagai sosial media, Tetapi beberapa tahun belakangan ini Game online sudah menjadi wadah mata pencaharian dari beberapa kalangan masyarakat terutama bagi Remaja. Game online adalah sebuah Platfrom bagi para Gamers dalam berinteraksi untuk membentuk suatu perkumpulan bermain bersama yang mencangkup Global. Dampak negatif  dari game online sendiri, sudah banyak menjadi bahan perdebatan para ahli Psikologi terutama bagi anak yang dibawah umur. mereka akan melihat dan mencontoh dari beberapa aksi kekerasan bahkan pembunuhan yang bisa menginspirasi untuk dilakukan di kehidupan terhadap temannya sendiri.
    bukan hanya efek dari kekerasan, akhir akhir ini banyak peneliti terutama dari Univeristy Telkom Indonesia, mengenai dampak sosial para Gamers yang lebih menyukai menyendiri dan menjadi pemalu untuk berinteraksi secara langsung, serta timbulnya Syndrome Toxic (bertingkah dan ucapan kasar). hal inilah yang menyebabkan para Gamers memiliki citra di masyarakat suatu kegiatan yang buruk dan menimbulkan kebodohan. 
    5. Tik-tok
 
Tiktok, Larangan, Media Sosial
  Di era abad 20 ini, aplikasi Tik-tok sedang marak-nya di dunia. aplikasi yang memberi wadah untuk seluruh orang dapat berekspresi dengan bergoyang dan berjoget. di aplikasi ini kamu akan diberi kesempatan memilih dari ribuan lagu kemudian, kamu bisa menciptakan gerakan atau goyang kreatif kamu sendiri. Sisi positif dari sosial media ini, adalah memberi efek hiburan, menghilangkan Depresi , serta membantu mengisi kekosongan waktu sewaktu bersama teman-teman terdekat kamu. Jika kamu sudah mendengarkan adanya suatu penyakit psikis yang bisa menimbulkan bagi pengguna sosial media ini. Dimana kabarnya ada suatu penyakit Syndrom Tik-tok. Namun, sampai sekarang belum ada yang dapat memberi klarifikasi mengenai syndrom tersebut.
    Akan tetapi, dampak psikis dari sosial media Tik-tok yang sudah dibenarkan oleh beberapa ahli saraf adalah Ketagihan & Kesenangan. Efek tersebut hampir menyerupai pengguna Narkoba  dan perokok. Mekanisme yang di jelaskan oleh ahli saraf tersebut yaitu, "Mungkin, pada dasarnya orang Indonesia memang menyukai bergoyang sesuai dengan irama, seperti yang di wariskan nenek moyang terdahulu. Namun, dampak dari kesenangan yang berlebihan akan menyebabkan Dopamin (cairan kesenangan) yang di keluarkan otak terus menerus, yang menghasilkan efek orang  akan terus senang jika mendengar sebuah lagu  seperti di aplikasi tersebut." hal inilah yang mungkin para Netizen  beri nama dengan  Syndrom Tik-tok.
    Okelah GEN "Z" , itulah Pemahaman baru mengenai sosial media kekinian yang bisa  Berdampak pada kesehatan mental dan psikis. Kira-kira kamu ada  gejala umum seperti dari beberapa aplikasi sosial media  diatas gak?

1 komentar untuk "Dampak Sosial Media bagi Kesehatan Mental"

Posting Komentar