Widget HTML Atas

Dampak Besar dari 3 Jenis Pola Asuh Orang Tua Terhadap Karakter Anak

“Hey Gen’Z”

Perkembangan anak pada umumnya meliputi perubahan keadaan fisik, emosional, sosial dan intelektual. Jika pada setiap perubahan perkembangan anak berjalan dengan lancar dan harmonis, maka dapat dipastikan bahwa anak tersebut mendapatkan kesehatan jiwa, mental, fisik, serta Motivasi hidup yang terpenuhi. Anak merupakan cikal bakal atau penerus dari suatu generasi baru yang dilahirkan sebagai sumber daya manusia dan menjadi harapan penerus cita-cita suatu bangsa. Masa depan suatu keluarga dan bangsa berada pada di atas tangan anak sekarang, sehingga kepribadian dan Karakteristik anak sekarang maka semakin baik pula kehidupan masa depan, dan begitu pua sebaliknya.



Dalam konteks kepribadian anak, Orang tua adalah pemegang kendali utama dalam bertanggung jawab atas terbentuknya proses pembentukan karakter anak. Peran orang tua merupakan hal terpenting dalam memberikan pemahaman kepada anak dalam sudut pandang dan perilaku sebelum anak tersebut akan benar benar terjun ke dunia masyarakat  nantinya. Oleh sebab itu, agar tidak terjadinya suatu dampak yang amatkan besar bagi anak anda berikut Dampak  dari 3 Pola Asuh Orang Tua Terhadap Karakter Anak .

BACA JUGA 5-hal-negatif-yang-perlu-remaja-hindari

1. Dampak Pola Asuh Otoriter



Pola asuh orang tua yang satu ini merupakan pola asuh yang paling berbahaya, karena dapat berpengaruh terhadap psikolog anak untuk melakukan hal yang negatif ataupun bebas. Dimana Pola asuh Otoriter ini mengedepankan keinginan orang tua di atas kebebasan pendapat anak sehingga  anak harus dapat menuruti keinginan orang tua. Dampak negatif pola ini adalah  anak menjadi kurang terbuka pada orang tua dan cenderung anak akan memilih pergi keluar rumah untuk bisa mendapatkan kebebasan, Namun dampak positif dari pola asuh otoriter ini yaitu anak terhindar dari kelalaian-nya terhadap tanggung jawabnya seperti ibadah, belajar dan terhindar dari pemikiran kenakalan remaja.

2. Dampak Pola Asuh Demokratis



Pola asuh orang tua Demokratis adalah pola asuh yang mengutamakan dari setiap pendapat baik dari orang tua atau pun dari anak. Pola asuh ini merupakan pola asuh yang paling baik, sebab dimana orang tua mengajarkan untuk menghargai setiap perbedaan pendapat dan kekurangan setiap orang. Dampak Positif dari pola asuh ini adalah orang tua memprioritaskan kebebasan pendapat anak namun tetap realistik terhadap kemampuan anak, sehingga anak lebih terbuka dan merasa dihargai tanpa dibanding-bandingkan terhadap saudaranya atau pun anak orang lain. Walaupun dampak negatif yang terjadi memiliki peluang kecil, namun tetap bisa terjadi seperti anak yang kesulitan memberikan pendapatnya akan membuat anak kesulitan dalam menentukan suatu pilihan, karena orang tua sudah sangat percaya terhadapnya.

BACA JUGA 8-buah-lokal-terbaik-dalam-merawat-Kulit

3. Dampak Pola Asuh Permisif.



Pola asuh ini merupakan pola asuh yang berlandasan pada pemikiran liberal, sehingga cenderung anak di lepas dan tidak terkontrol yang dapat berdampak pada anak yang tidak bisa nahan diri akan terjerumus ke dalam kenakalan remaja.  Dampak pola asuh Permisif ini membentuk karakter anak yang bertindak semena-mena terhadap orang tuanya jika keinginannya tidak terpenuhi, anak menjadi sulit untuk dikontrol, serta anak menjadi kurang bertanggung jawab. Namun, dampak positif dari pola ini menjadikan anak lebih kreatif sebab, anak memiliki kebebasan dalam menentukan atau memilih apa yang akan dilakukan tanpa ada yang menghalangi. Umumnya pola asuh ini bisa terjadi pada suatu keluarga yang Brooken Home.

    Demikian Dampak Dari 3 Jenis Pola Asuh Orang Tua Terhadap Anak, apapun yang diberikan oleh orang tua terhadap anak adalah semata semata untuk kebaikan anak tersebut, namun kembali kepada orang tua mau seperti pola asuh yang akan diberikan kepada anak tersebut Dan Kita sebagai  anak berusahalah melakukan yang terbaik untuk orang agar orang tua tidak merasa kecewa dan sedih akibat kelakuan kita

Tidak ada komentar untuk "Dampak Besar dari 3 Jenis Pola Asuh Orang Tua Terhadap Karakter Anak"